Wednesday, June 8, 2005

Romela: The Truth is Out There

Tiba-tiba.. *ting*.. ingatan terlontar ke jaman kecil dulu. Ke sarapan pagi dan bekal yang sering dibuatkan Ibunda.. Roti tawar yang diolesi mentega (margarine sih sebetulnya) dan ditaburi gula pasir!

Who on earth invented this stuff??

Saya nyari kesana-kemari untuk menemukan jawabannya. Ternyata nggak gampang lho menjawab pertanyaan "siapa pencipta Romela"? Romela adalah Roti, pake Mentega dan Gula.. he..he.. ngarang!

Penelusuran pada jenis-jenis roti membawa saya pada penjelasan bahwa roti memang benar-benar bukan barang baru. Nabi Musa sudah makan roti.. Pedagang arab dan india yang masuk ke Nusantara jauh sebelum belanda juga sudah bawa bekal roti. Nenek moyang kita yang kata buku IPS kurikulum 1986, berasal dari cina, juga sudah tau cara bikin roti. Bakpao dan Cakwe kan sejenis roti juga ya? (yang satu dikukus, yang satunya digoreng).

So who on earth invented Romela??

Mungkin anda berpikir, for whatever reason, pasti biar bagaimanapun makanan ini punya pengaruh belanda yang kuat.. saya juga berpikir begitu awalnya. Tapi setelah dicari-cari.. kok nggak ada tuh sandwich dari belanda yang isinya mentega sama gula doang? Yang disebut classic dutch sandwich adalah roti tawar yang diberi coklat.

Menuju ke eropa yang lebih luas, satu-satunya "resep" yang mendekati Romela adalah Victorian Sandwich. Ini seperti sandwich sponge cake (a.k.a bolu) yang diolesi sweet vanilla-flavoured butter cream (jadi inget roti warung yang isinya krim gula ga sih?). Tapi ini bukan Romela!

Historically, di Inggris juga dikenal toast yang diberi campuran pasta tepung gula dan bubuk kayu manis. Ini paling deket sama Romela.. Tapi juga bukan Romela..

Jadi siapa dong yang bikin pertama kali?

Fast foward to the future, dan balik ke Indonesia deh..

Tahun 70-an, ada iklan di TVRI (namanya Mana Suka Siaran Niaga, sebuah nama yang tepat.. Mana ada sih yang suka siaran niaga?)

Salah satu iklannya adalah iklan Blue Band. Bintang iklannya Donny Damara (yap, THE Donny Damara), pake baju garis-garis. Mungkin iklan inilah yang membantu popularitas makan roti pake mentega dan gula di Indonesia..

Romela, menurut saya, kemudian mencapai masa kejayaannya di pertengahan sampai akhir tahun 1980-an. Nggak tahu deh kenapa ibu-ibu dulu suka banget masukin roti pake mentega dan gula ini ke lunch box anak-anaknya. Padahal di sekolah siang nanti, rotinya udah kering dan nggak enak lagi. Ujung-ujungnya si roti teh dicuilin terus di lemparin ke kolam ikan yang ada di samping sekolah. Sementara si anak malah jajan chiki yang waktu itu harganya 150 perak dan berhadiah sticker. Atau makan es mambo rasa kacang ijo sambil ngadu gambar potong keluaran percetakan Gunung Kelud..

Btw, masih belum kejawab ya? Siapa pencipta Romela?

Well, siapapun dia.. saya cuma mau ngucapin makasih for the memory it brings. The good and the bads. Karena Romela, saya sering diomelin Ibunda.. Gara-garanya cara saya bikin Romela adalah sbb:

Roti diolesin mentega, ditaruh dipiring terus ditaburin gula sesendok makan. Rotinya terus saya goyang-goyang untuk meratakan gulanya. Excess gula yang berjatuhan dari roti saya tampung kembali ke dalam toples wadah gula. Walhasil, ketika Ibunda bikin kopi.. di permukaan kopi terlihat lapisan minyak mengambang.. Lha wong gulanya udah kena mentega..

Eh, haree genee masih ada yang bikin Romela ga sih?

Karena setelah dicari-cari, ternyata bangsa lain nggak ada yang bikin Romela, marilah kita klaim menu ini sebagai "Sandwich Khas Indonesia".. Merdeka!!

6 comments:

BundaZidan&Syifa said...

horeeeee...
ternyata.. sebagai sesama penggemar Romela.. hihihihi.. toss aaahhh..

sampe sekarang..
kalau lagi bosen dengan segala bentuk sarapan pagi, saya kembali bermemory dengan Romela ini lho mas..
kadang dikerenin dikit jadi Baked Romela :D

Hidup Romela!

Irvan said...

Haha.. ternyata ada juga yang iseng bacain tulisan-tulisan garing saya di sini.

Hatur nuhun....

Anonymous said...

Ooooooohhhhh... :O Namanya R.O.M.E.L.A.??????????
Hahaha.. Pak/Om/Mas/Mbah?? Irvan... trusin keisengannya bikin tulisan2 macem gini. Qta bisa ketawa ngakak lho..
Yaaa..lumayan menghibur.

Hidup ROMELA.. (ini makanan kesukaan bapaknya anak2, anak juga ga mau ketinggalan)..

Jay said...

Kang Irvan, Saya baru ketemu blog ini jadi mau urun rembuk.

Kalau dikelurga saya ROMELA dimodifikasi sedikit cara penyajiannya, yaitu dengan dikukus. Hasilnya roti akan lebih lembut dan tidak terlalu kering ketika disantap.
Bisa dicoba cara ini ....

Jay

Jay said...

Kang Irvan, Saya baru ketemu blog ini jadi mau urun rembuk.

Kalau dikelurga saya ROMELA dimodifikasi sedikit cara penyajiannya, yaitu dengan dikukus. Hasilnya roti akan lebih lembut dan tidak terlalu kering ketika disantap.
Bisa dicoba cara ini ....

Jay

Iin said...

romela kukus, oooohhhh... *ngeces =P~*

eniwei, posting2nya bagus, lucu2 :)